Santri MA Qudsiyyah Kudus Sabet Juara 1 Lomba Dakwah Islam dalam Ajang Fetskom UIN Sunan Kudus 2026

Berita

KUDUS — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Islam di Kabupaten Kudus. Muhammad Sirajul Aufa, seorang santri berbakat dari Madrasah Aliyah (MA) Qudsiyyah Kudus, resmi dinobatkan sebagai Juara 1 dalam Lomba Dakwah Islam tingkat Se-Karesidenan Pati. Ajang bergengsi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Festival Komunikasi (Fetskom) yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus.

Kompetisi dakwah tingkat regional tersebut dilaksanakan secara bertahap mulai dari tanggal 3 hingga 12 Agustus 2026, bertempat di kampus UIN Sunan Kudus. Setelah melalui proses penjurian yang ketat dan kompetisi yang kompetitif melawan para peserta pilihan dari berbagai sekolah dan madrasah se-Karesidenan Pati, Dewan Hakim akhirnya menetapkan pengumuman resmi pemenang pada Rabu, 10 September 2026. Keberhasilan Muhammad Sirajul Aufa meraih podium tertinggi tidak lepas dari kemampuan retorika, kedalaman materi dakwah, serta penguasaan panggung yang memukau para juri.

Dalam tubuh berita, kemenangan ini dinilai sebagai buah dari konsistensi pembinaan keagamaan dan kemampuan public speaking yang intensif di lingkungan madrasah. Fetskom UIN Sunan Kudus sendiri merupakan agenda tahunan yang dirancang untuk menjaring talenta-talenta muda potensial di bidang penyiaran, dakwah, dan komunikasi Islam. Kehadiran ajang ini memberikan ruang luas bagi para pelajar tingkat menengah untuk mengasah kapasitas intelektual sekaligus mental dakwah di era digital. Keberhasilan Aufa menonjol di antara puluhan peserta lain membuktikan bahwa tradisi keilmuan Islam di Kudus mampu melahirkan generasi dai muda yang tidak hanya paham agama, tetapi juga komunikatif dan adaptif.

Menanggapi prestasi gemilang ini, Kepala MA Qudsiyyah Kudus, Bapak H. Muh Ali Yahya, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam. Pihaknya berharap pencapaian luar biasa ini dapat menjadi momentum kebangkitan serta pelecut semangat bagi seluruh santri lainnya. “Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk semua santri MA Qudsiyyah Kudus agar terus berprestasi, mengasah potensi diri, dan tidak pernah berhenti menyebarkan nilai-nilai kebaikan melalui dakwah yang mencerahkan,” ungkap Bapak H. Muh Ali Yahya, M.Pd. dengan penuh bangga.

Baca Juga :  MA Qudsiyyah Dengan POLRES Kudus Gelar Vaksin Tahap II

Ke depan, kemenangan Muhammad Sirajul Aufa di ajang Fetskom UIN Sunan Kudus 2026 ini diharapkan mampu memberikan dampak yang luas, tidak hanya bagi internal madrasah, tetapi juga inspirasi bagi generasi muda Islam di wilayah Karesidenan Pati secara keseluruhan. Dengan lahirnya dai-dai muda yang berkualitas, estafet penyebaran nilai Islam yang moderat, santun, dan menebar kedamaian di tengah masyarakat diyakini akan terus terjaga dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *