Madrasah Qudsiyyah Kudus akan mengadakan pemilihan Ketua Persatuan Pelajar Qudsiyyah (PPQ) 2023/2024. Serangkaian acara pemilihan Ketua PPQ diawali mulai pendaftaran Bakal Calon, Kemudian di lakukan Tes Tertulis, Kemudian tes Wawancara. Pada tahapan calon di lanjutkan dengan orasi di masing-masing unit mulai dari MI, Mts, dan MA QUdsiyyah. Yang mana Ketua PPQ nantinya memimpin jenjang tersebut.
Bapak Noor Khoiri, S.Ud (Staff Ahli Keorganisasian), Menuturkan “tahapan tes tertulis di lakukan agar calon PPQ di uji tingkat akademiknya tidak hanya keorganisasian, kemudian di lanjutkan dengan tes wawancara agar kemantapan calon ketua PPQ tidak ragu-ragu dalam memimpin nantinya. Tahapan-tahapan ini juga sebagai pengaplikasian”
Hasil dari proses tersebut menghasilkan tiga nama calon Ketua Umum Persatuan Pelajar Qudsiyyah Periode 2023/2024, di antaranya Eri Shofil Fuad (XI IPA 2) sebagai calon 1 Ketua Umum PPQ ; Anas Bahrul Huda (XI IPS 3) sebagai calon 2 Ketua Umum PPQ ; Muhammad Thohir Muzakki (XI IPS 4) sebagai calon 3 Ketua Umum PPQ.
“Selasa 1 Agustus 2023 dilaksanakan Orasi dari para calon ketua umum PPQ 2023/2024. Orasi ini bertujuan agar seluruh santri Madrasah Qudsiyyah Mulai dari jenjang MI, MTs, dan MA dapat menentukan pilihannya melalui penyampaian visi misi dari kandidat calon ketua umum PPQ 2023/2024”. Papar Bapak Khasan Mafik pembina PPQ.
Orasi di sampaikan oleh pada calon PPQ dengan semangat demikrasi yang menggebu-gebu, dan semangat tersebut disambut dari seluruh santri madrasah qudsiyyah kudus yang tampak siap memilih calon ketua Umum PPQ.
“Harapan, siapapun nanti yang terpilih dapat meneruskan estafet kepemimpinan saya. Untuk calon ketua PPQ dan santri madrasah qudsiyyah jika nanti belum terpilih dan calon yang tidak sesuai dengan pilihannya jangan bermusuhan, kita tetap menjunjung tinggi kondusifitas dan solidaritas di lingkungan madrasah qudsiyyah kudus.” Tutur Naffakhi ketua PPQ 2022-2023.
Bapak H. Muh Ali Yahya, M.Pd. kepala Madrasah Qudsiyyah Kudus serta Pengampu Mata Pelajaran PPKn menuturkan “Bahwa ini juga sebagai pembelajaran Nyata pada Mata Pelajaran PPKn, yang mana santri pada mata pelajaran PPKn di perkenalkan pembelajaran pada berbagai politik, nilai-nilai demokrasi, supremasi hukum, serta hak dan kewajiban sebagai warga negara. Pemilihan PPQ merupakan salah satu contoh dalam pelaksanaan demokrasi di lingkungan madrasah. Harapannya memalui pendidikan demorasi ini, santri secara langsung akan belajar menghargai dan menghormati perbedaan pendapat, belajar menyelesaikan masalah dengan cara musyawarah, belajar memilih pemimpinnya.”
