Gali Potensi dan Bentuk Karakter, MA Qudsiyyah Sambut Ratusan Santri Baru lewat MATAMUDA

Akademik Berita

KUDUS (14/07/2026) – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Aula MA Qudsiyyah sejak Minggu pagi. Sebanyak 339 santri baru secara resmi disambut dalam upacara pembukaan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATAMUDA). Kegiatan tahunan yang menjadi gerbang awal orientasi ini dilaksanakan selama tiga hari penuh, mulai dari 12 hingga 14 Juli 2026.

Dengan mengusung misi besar untuk menggali potensi dan membentuk karakter, MATAMUDA tahun ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang perkenalan biasa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi fondasi awal bagi para santri untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepesantrenan, kedisiplinan, serta kesiapan akademik di tingkat aliyah..

Hari pertama ratusan santri baru diajak untuk menyelami Wawasan Wiyata Mandala (Pengenalan Lingkungan Madrasah). Sesi ini menjadi momen penting agar para santri mengenal lebih dekat sejarah, kultur unik, fasilitas, hingga jajaran asatidz yang akan membimbing mereka. Tak berselang lama, materi Kurikulum & Cara Belajar Siswa langsung diberikan. Mengingat transisi dari jenjang MTs ke Madrasah Aliyah membutuhkan adaptasi pola pikir, sesi ini mengupas tuntas strategi belajar efektif agar para santri siap berakselerasi dalam meraih prestasi akademik maupun non-akademik.

Memasuki hari kedua, fokus kegiatan bergeser pada pembentukan mentalitas dan karakter santri yang tangguh. Melalui materi Kedisiplinan & Tatakrama Siswa, para peserta diingatkan kembali akan khittah santri Qudsiyyah yang selalu mengedepankan adab di atas ilmu. Suasana Aula MA Qudsiyyah semakin hidup saat masuk pada sesi Menggali Potensi Santri (Minat & Bakat). Melalui pemetaan ini, madrasah berkomitmen untuk mengawal, memfasilitasi, dan melejitkan potensi setiap santri agar mampu bersinar sesuai dengan minatnya masing-masing. Selain itu, aspek proteksi dini terhadap masa depan pelajar juga menjadi prioritas. MA Qudsiyyah menggandeng Polsek Kudus Kota untuk memberikan penyuluhan krusial mengenai Pencegahan Penyimpangan Perilaku Pelajar dan Penyalahgunaan NARKOBA. Edukasi ini menjadi benteng hukum dan moral yang penting di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.

Baca Juga :  MA Qudsiyyah Selenggarakan Expo Perguruan Tinggi Guna Memotivasi Santri Kelas XII

Hari pamungkas MATAMUDA ditutup dengan materi-materi aplikatif yang menguatkan ketahanan fisik dan spiritual. Pihak Puskesmas Purwosari hadir memberikan pembekalan mengenai Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), guna mengedukasi pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan madrasah. Jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan soliditas antar-santri kemudian diasah lewat materi Ke-Pramuka-An. Rangkaian ini membakar semangat kebersamaan dan cinta tanah air yang selaras dengan jiwa kepanduan. Sebagai puncak sekaligus ruh dari seluruh rangkaian orientasi, materi Ke-PPQ-an (Pengenalan Program Pendidikan khas Qudsiyyah) diberikan dengan khidmat. Materi ini menjadi penegas identitas bahwa setinggi apa pun capaian formal yang dikejar, Al-Qur’an dan nilai-nilai salafiah tetap menjadi kompas utama kehidupan mereka. H. Muh Ali Yahya, M.Pd. Selau Kepala MA Qudsiyyah dalam sambutannya menyampaikan “Selamat datang kepada 339 santri baru di MA Qudsiyyah. Jadikan momentum MATAMUDA ini untuk menata niat dengan kokoh. Di sini kita tidak hanya mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga santri yang berkarakter, beradab, mulia, dan siap berkhidmat untuk agama serta bangsa.” Dengan berakhirnya MATAMUDA 2026 pada 14 Juli ini, langkah awal telah resmi diayunkan. Selamat berproses dan mengukir cerita indah di MA Qudsiyyah, wahai para penjaga panji peradaban!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *